Tips Naik Bajaj

Posted by aRfian on Nov 28, 2007

Tips Naik Bajaj
(pilihan tepat untuk mengatasi kemacetan Jakarta)

1. Jangan tersenyum manis saat menyetop Bajaj, karena ongkos bisa dimahal’in.

2. Tawarlah ongkos sesuai dengan tujuan. Jgn menawar Tukang Bajaj-nya atau Bajajnya..

3. Cobalah ramah sedikit kepada Tukang Bajaj sebelum menawar, ajak komunikasi sebentar supaya keliatan lebih manusiawi sebelum tanya ongkos, contoh: Pagi Pak/Bang, udah makan belum?? Tadi keluar jam berapa dari rumah?? Udah lama narik bajaj?? Rute terjauh sampe mana Pak?? Setorannya berapa?? Penghasilannya berapa?? dsb….!! Kalo perlu ajak duduk berdua, ngobrol di
belakang biar supir merasakan juga jadi penumpang. Ini berguna utk mengetahui jam terbang dan pengalamannya, agar selamat sampai ditujuan.

Read the rest of this entry »


Beatles Newest Songs

Posted by aRfian on Oct 26, 2007

dapet dari forum ikastara.org, postingan etja

YESTERDAY

Yesterday,
All those backups seemed a waste of pay.
Now my database has gone away.
Oh I believe in yesterday.

Suddenly,
There’s not half the files there used to be,
And there’s a milestone hanging over me
The system crashed so suddenly.
I pushed something wrong
What it was I could not say.
Now all my data’s gone
And I long for yesterday-ay-ay-ay.
Yesterday,
The need for back-ups seemed so far away. I knew my data was all here to
stay, Now I believe in yesterday.

LET IT BE

When I find my code in tons of trouble,
Friends and colleagues come to me,
Speaking words of wisdom: write in C.
As the deadline fast approaches,
And bugs are all that I can see,
Somewhere, someone whispers:
Write in C.
Write in C, Write in C, Write in C, oh, Write in C.
LOGO’s dead and buried, Write in C.

I used to write a lot of FORTRAN,
For science it worked flawlessly.
Try using it for graphics!
Write in C.

If you’ve just spent nearly 30 hours,
Debugging some assembly,
Soon you will be glad to Write in C.
Write in C, Write in C, Write in C, yeah, Write in C.
BASIC’s not the answer.
Write in C.
Write in C, Write in C Write in C, oh, Write in C.
Pascal won’t quite cut it.
Write in C.

IMAGINE

Imagine there’s no Windows,
It’s easy if you try.
No fatal errors or new bugs
To kill your hard drives.

Imagine Mr. Bill Gates
Leaving us in peace!

Imagine never ending hard disks,
It isn’t hard to do.
Nothing to del or wipe off
And no floppy too

Imagine Mr. Bill Gates
Sharing all his money.
You may say I’m a hacker,
But I’m not the only one. I hope someday you’ll join us
And your games will fit in RAM

Imagine 1-Giga RAM
I wonder if you can.
No need for left-shifts or setups
And no booting again and again.
Imagine all the systems
Working all life-time!

You may say I’m a hacker,
But I’m not the only one.
Maybe someday I’ll be a cracker
And then I’ll make Windows run.


Hati-hati mengajari lagu pada anak!

Posted by aRfian on Oct 4, 2007

Rekan2 semua!
sadarkah Anda selama ini kita telah dibohongi? kita diarahkan sedemikian rupa agar menyesatkan anak2 kita… dengan lagu-lagu yang terkesan lugu dan menyenengkan… tetapi sebenarnya memiliki makna tersembunyi yang mengajarkan hal buruk pada anak kita!
Maka bijaklah dalam memilih lagu untuk diajarkan pada anak…
Tidak percaya?
Contohnya sebagai berikut:

1. “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… hijau,kuning, kelabu..merah muda dan biru..meletus balon hijau, dorrrr!!! …. hatiku sangat kacau, balonku tinggal empat kupegang erat-erat
==> lirik lagu ini agaka aneh, pertama balon si anak meledak, sebab meledaknya suatu balon bisa karena sebab dari luar (tusukan, dll), atau sebab dari dalam (udara memuai karena panas), atau karena ada defect di balonnya sendiri…
nah, solusi yang ditawarkan lagu ini atas masalah itu adalah dengan memegang erat-erat empat balon yang tersisa…
sebuah solusi yang aneh… karena dengan memegang erat2, balon tetap saja bisa meledak… karena tidak ada kejadian balon terlepas, jadi pegangan terhadap balon sudah cukup erat… tidak perlu lebih erat lagi,l buang2 tenaga saja…
=> lagu ini membuat anak tidak logis dalam mencari solusi, mengambil tindakan yang sepertinya benar, padahal solusi itu tidak akan membantu dalam pemecahan masalah

2. “Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang..kalo berjalan prok..prok..prok..aku seorang kapiten!
==> Perhatikan di bait pertama lagu ini bercerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua tiba2 cerita beralih jadi tentang sepatunya
=> ini mengajarkan inkonsistensi. Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)..kalo berjalan prok..prok..prok..” nah, itu baru klop!

3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu..membersihkan tempat tidurku..
==> Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
=> Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa menentukan prioritas secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya prioritas
si anak adalah memakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara..
=> Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat pohon2 di tengah jalan mendaki lalu jadi demotivasi dan menjadi tidak fokus kepada tujuan awal, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, puas dengan keadaannya tanpa mencari yang lebih baik sesuai tujuan awalnya!

5. “Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung.. Surabay.. bolehlah naik dengan percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama
==> Lagu ini mengajak anak2 untuk menggunakan jasa kereta api, tapi coba perhatikan, kenapa ada kata-kata “bolehlah naik dengan percuma (gratis)” padahal kita semua tahu, penumpang kereta walaupun anak2 tetap harus bayar!
=> Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!

6. “Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li..
==> Kita semua tahu tidak ada burung yang berbunyi trililililillili! burung kutilang itu kalau bernyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..!
=>Ini juga menyesatkan dan mengajarkan kepada anak2 untuk berlari dari kenyataan.

7. “Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi,kalo malam minum susu..
==> Kenapa anak2 diajarkan hanya makan nasi kalau siang sedangkan malam cukup minum susu? padahal seharusnya makan nasi tiga kali sehari, dan pagi hari juga perlu minum susu!
Kalau minum susu malam hari, itu sih bapaknya…. he he he
=>Ini jelas mengajarkan anak2 untuk tidak hidup sehat, dan melakukan kegiatan orang dewasa yang belum sesuai umurnya!

8. “nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk
atau versi yang lebih ekstrim
nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo diseruduk kebo
=> menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg “mengancam”, dan diajari untuk mengancam untuk mendapat yang diinginkan. Ini jelas tidak baik untuk perkembangan psikologi si anak…

9. “Bintang kecil dilangit yg biru…
==> Kita semua tahu kalau bintang tampak pada malam hari, dan saat itu langit berwarna… hitam! dan tentunya bintang itu tidak kecil, terlihat kecil memang , tapi sesungguhnya sebagian besar bintang itu lebih besar dari matahari kita…
=> Lagu ini juga suatu pembodohan! anak-anak dibuat tidak ilmiah, tidak logis dalam menilai sesuatu.

10. “Ibu kita Kartini…putri sejati.. putri Indonesia … harum namanya.
==> Sebenarnya namanya Kartini atau Harum ?
=> sekali lagi, ini mengajarkan ketidakkonsistenan
==>
kalaupun yang dimaksud bahwa Kartini dan Harum itu dua orang yang berbeda, Kartini adalah putri sejati, sedangkan Harum adalah putri Indonesia…
Tetap saja ini pembohongan! untuk apa membawa2 putri Indonesia, lagi pula waktu jaman Kartini kan belum ada ajang Putri Indonesia!
=> ini mengajarkan pemutar balikan sejarah!

11. “Pada hari minggu kuturut ayah ke kota, naik delman istimewa kududuk dimuka. ku duduk samping pak kusir..”
==> Nah, gak sopan khan.. masa’ muka Ayahnya didudukin! Udah gitu dudukin mukanya disamping pak kusir lagi… menggangu saja! padahal dia tahu pak kusir sedang bekerja mengendarai kuda supaya baik jalannya…. hei! tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk!
=> lagu yang mengajarkan anak berlaku tidak sopan begini kok terus diajarkan…

12. “Cangkul-cangkul,cangkul yang dalam,menanam jagung dikebun kita..
==> kalo mau menanam jagung,ngapain dalam-dalam memangnya mau bikin sumur? untuk menanam jagung tak perlu mencangkul dalam-dalam…
=> lagu ini mengajarkan anak menjadi tidak efisien, kalau tidak perlu dalam, kenapa harus dalam… malah nanti jagungnya tidak tumbuh, malah jadi tidak efektif

13. “Potong bebek angsa..Nona minta dansa..
==> anak kecil kok membahas nona dansa, belum sepatutnya anak kecil membahas dansanya seorang nona, dia kan belum mengerti, belum puber!
=> ini mengajarkan anak untuk berpikiran mesum

14. “Burung Kakatua..Nenek sudah tua,giginya tinggal dua
==> ini lagi… dari kecil sudah diajarkan meledek neneknya, neneknya saja diledek, apalagi yang lain
=> jadinya anak suka meledek orang lain, bahkan orang tuanya!

15. “Dua mata saya yg kiri dan kanan..satu mulut saya tidak berhenti makan.
==> kalo mau mandi atau tidur tetap sambil makan ?
=> inin mengajrkan anak menjadi tidak spesifik dalam berkata-kata

16. “Si Kancil anak nakal suka curi-curi ketimun ayo lekas dikurung jangan diberi ampun.
==> kenapa jangan diberi ampun? bukankah semua makhluk berhak untuk hidup… lagipula kan tidak semua kancil mencuri ketimun, apalagi ketimun yang dicuri bukan milik si anak.
=> jelas sekali lagu ini mengajarkan kekerasan dan kekejaman serta main hakim sendiri!!!

17. “Pelangi-pelangi.. alangkah indahmu……………….Pelukismu agung. siapa gerangan? pelangi pelangi ciptaan tuhan”.
==>Dari bait ini terjadi kebodohan, kan sudah jelas2 di kasih tau yang ngelukis pelangi2 itu si agung tapi masih di tanya siapa gerangan? kan bodoh itu namanya, kalau yang dimaksud disini, siapa itu si agung, si agung itu ya pelukis!
=> disini anak jadi malas mengolah fakta dalam menelaah sesuatu, padahal sudah ada clue, tapi si anak tidak mau mengolahnya, malahan langsung bertanya…

ternyata lagu anak2 kita seperti ini… pantes bangsa kita ga maju2…


Mengurangi jumlah abjad dalam Bahasa Indonesia

Posted by aRfian on Aug 6, 2007

Abjad yang digunakan di dalam bahasa Indonesia berjumlah 26.
Ke-26 abjad yang ada tersebut rasanya masih terlalu banyak, ini dibuktikan dengan adanya beberapa abjad yang jarang sekali digunakan.

Sebelumnya akan saya tuliskan kembali huruf-huruf yang terdapat dalam bahasa indonesia

A B C D F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Untuk efektifitas dan efisiensi bahasa, abjad-abjad tersebut perlu dimodifikasi agar menjadi lebih sederhana.

Pertama-tama, huruf yang paling jarang digunakan , yaitu huruf X, kita ganti dengan gabungan huruf K dan S.
Kebetulan hampir tidak ada kata dalam bahasa Indonesia asli yang menggunakan huruf ini, kebanyakan merupakan kata serapan dari bahasa
asing. Misalnya taxi menjadi taksi, maximal menjadi maksimal, dst.

Selanjutnya, huruf Q kita ganti dengan K.
Serupa dengan X, kata2 yang mengunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali, kalau ada pun adalah kata serapan.
Hampir semua kata indonesia yang menggunakan Q, ejaan yang benarnya (EYD) adalah menggunakan K
seperti quiz menjadi kuis, quota menjadi kuota dst

Berikutnya, huruf Z. Huruf Z kita ganti menjadi C.
Tidak ada alasan kuat tentang hal ini.

Huruf Y diganti dengan I.
Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I.

Kemudian huruf F dan V keduania diganti menjadi P.
Ini untuk membantu orang Indonesia iang sulit melapalkan F dan V. Pada lepel ini masih belum terjadi perubahan iang signipikan.

Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U.
Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup.

Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tersebut. R kita ganti dengan L.

Iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C.

Hulup G juga diganti menjadi K.

Dan hulup J juga diganti menjadi C.

Caia laca cudah cukup untuk hulup-hulup konconannia.
Cekalank kita kanti hulup pokalnia.

Cuma ada lima hulup pokal, A, I , U, E, O.

Kita akan eliminaci dua hulup pokal.
Hulup I mencadi dua hulup E iaitu EE.
Cementala hulup U mencadee dua hulup O iaitoo OO.

Cadi, campe cekalank, keeta belhaceel menkoolangee hooloop-hooloop keeta.
Kalaoo keeta tooleeckan lagee, hooloop-hooloop eeang telceeca adalah:

A, B, C, D, E, H, K, L, M, N, O, P, T.

Haneea ada 12 belac hooloop!! Looal beeaca bookan?? Padahal cebeloomneea keeta pooneea 26 hooloop.

Eenee adalah penemooan eeang cankat penteenk dan cikneepeekan! !

Co, ceelahkan keeleemkan tooleecan anda denkan menkkoonakan dooa belac hooloop telceboot.


Bola Item dan Bola Putih

Posted by aRfian on Aug 3, 2007

Ceritanya ada seorang anak cowok tunggal yang di
tinggal mati nyokapnya pas ngelahirin dia. Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak married-married lagi. Ini anak tapi baek hati dan lemah lembut walaupun cuma bareng pengasuh aja. TK, sementara anak-anak laen udah punya sepeda dia masih jalan kaki. Pengasuhnya ngadu ke bokapnya, “Tuan, nggak kasian sama Den Bagus? Masa sepeda> nggak punya… apa tuan juga nggak malu?”
Iya nih…, bokapnya tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan.

Maka dipanggillah si anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana merek apa…? Dan si anak cuma bilang, “Nggak usah repot-repot Pi, aku dibeliin bola item bola putih aja…”

> “Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. “Kenapa bola
> item dan bola putih?”
>
> “Nggak usah diterangin deh Pi. Kalo Papi punya uang
> yaa…, beliin itu aja.”
>
> Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol, jadi
> Papinya nerima-nerima aja. Nggak berminat lanjutin,
> maka dibeliinlah tu anak sepeda generasi terbaru
> saat
> itu, yang paling canggih, plus bola item dan bola
> putih.
>
> T’rus ni anak masuk SD-lah. Pas itu musim sepatu
> roda.
> Sekian lama pengasuh pratiin, ni anak nggak
> minta-minta dibeliin sepatu r! oda sama Papinya.
> Sore-sore cuma duduk aja. Sepedanya juga di taruh di
> gudang. Lagi nggak musim. Pengasuhnya laporan
> pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak di
> panggil lagi.
>
> “Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak
> temen-temen
> kamu? Kok nggak bilang2 Papi. Nggak masalah cuma
> beli
> sepatu roda aja…”
>
> Si anak bilang, “Ng gak Pi, bola item dan bola putih
> saya udah rusak… dibeliin lagi aja…, nggak usah
> beli sepatu roda. Lagian lebih murah bola kan Pi?”
>
> Yee… si Papi geram dong. Ni anak ngeremehin
> Papinya
> sendiri, atau sok merendah? So, tetep si Papi beliin
> sepatu roda, plus bola item dan bola putih.
> Selang beberapa tahun, ni anak masuk SMP. Cerita
> sama
> terulang. Sekarang temen-temennya musim rollerblade.
> Tren baru. Sementara sore hari, dia masih setia sama
> sepatu rodanya. Pas bokapny! a pulang dari luar negri
> dan ngeliat anaknya doang yang pake sepatu roda, si
> Papi malu banget. Gila, rumah gedung, perusahaan
> banyak, keluar negri t’rus… eeh anaknya
> ketinggalan
> jaman.
>
> Besoknya, di kamar anaknya udah ada sepasang roller
> blade baru dengan note: “Biar kamu nggak malu.”
>
> Malemnya di ruang kerja papinya ada note balesan:
> “Pi,
> kok nggak beliin bola item dan bola putih? Aku lebih
> suka itu.”
>
> Weleh, si Papi pas liat note itu dongkol tambah
> bingung. Apaan sih istimewanya bola item dan bola
> putih? Emang bisa bikin dia beken atau nge-tren?
> Besoknya dan besoknya lagi si Papi berkali-kali
> nemuin
> note itu… hingga dia nggak tahan dan membelikan
> anaknya bola item dan bola putih untuk kesekian
> kalinya.

> Bener, setelah dapet tu bola, si anak nggak
> ngerongrong bokapnya lagi.

> Pas SMA, yang jaraknya rada jauh, si anak masih
> ber-bis ria, temen-temennya udah ada yang bawa motor
> en mobil ke sekolahan.
> Suatu hari, tumben Papinya di rumah, si anak pulang
> dianterin temennya yang mau ditebengin. Papi malu
> banget. Masa cuma untuk anak satu nggak bisa beliin
> mobil? Maka ditawarin anaknya. Si anak nolak dengan
> alasan mobil kurang praktis, lagian pengen bola item
> bola putih aja. Si bapak nggak terima penolakan.
> Karna
> anaknya udah gede, bisa berunding. Hingga tercetus
> keputusan si anak dibeliin motor plus bola item dan
> bola putih tentunya. Dan si bapak kesel juga donk.
> Udah berapa tahun dia beberapa kali beliin dua macem
> bola itu tanpa tau kenapa. Tapi si anak nggak ada
> keinginan dan kemauan ngasih tau sih.
>
> Hingga tibalah masa kuliah. Karna seneng dan bangga
> masuk PTN si anak dikadoin mobil. Sampe beberapa
> bulan
> si anak masih naek motooor aja. Pacarnya juga
> binggung, kan dia punya mobil? Di tanya sama
> pacarnya,
> di jawab, abis Papi nggak beliin bola item bola
> putih.
> Nggak ngerti anak sendiri sih!
>
> So, pas makan malem bersama, si pacar bilang sama
> Papi, “Kenapa sih Oom nggak beliin bola item bola
> putih?” Si Papi sebenarnya sensitif sama para bola
> itu… “Huh…, sampe pacar anak gue… di tanya
> donk
> kenapa?” Si pacar bilang kalo mobilnya nggak akan di
> pake selama nggak di kasih bola itu. Papi binggung
> donk? “Di kamar anaknya udah segitu banyak bola item
> bola putih, buat apa sih?”, pikir Papi. Tapi demi
> gengsi, anak orang lho yang nanya, maka besoknya
> udah
> ada bola item bola putih buat anaknya.
>
> Suatu hari anaknya gaul ke puncak bawa mobil, sama
> pacarnya. Yah, namanya anak muda, pas lagi di jalan,
> ! si pacar nyium dia en dia jadi grogi dan
> kecelakaan!!!
> Segera di bawa ke Rumah Sakit. Si Papi juga di
> telpon
> sama Rumah Sakitnya. Tabrakannya parah. Mereka
> berdua
> nggak ada yang pake seatbelt, yang cewek mati
> seketika
> dan ni cowok udah sekarat.
>
> Si Papi dateng ke Rumah Sakit…
> “Gimana Dok anak saya?” Dokter (dengan tampang
> empati
> penuh dukacita) “Maaf Pak, kami tidak dapat berbuat
> banyak …, sepertinya memang sudah waktunya…
> Sebaiknya Bapak memanfaatkan waktu terakhir…”
>
> Perlahan si Bapak masuk, nyamperin anaknya.
> “Pi, maafin saya… nggak hati-hati bawa
> mobilnya…”
> si anak juga nangis karna pacarnya nggak tertolong.
> Si
> Papi nenangin dia…
>
> Akrablah dua manusia itu beberapa saat. Hingga si
> Papi
> beranggapan ini saat terakhir. Dia inget penasaran
> dia
> tentan! g kenapa si anak selama ini selalu minta bola
> item bola putih.
>
> “Nak, maafin Papi selama ini yang selalu sibuk…,
> kamu jadi kesepian… Maafin Papi, Nak. Enggak
> sempat
> jadi orang tua yang baik.” Anaknya jawab, “Nggak
> apa-apa Pi, saya ngerti kok… cuma sempet kesel
> kalo
> Papi punya uang lebih malah beliin yang
> macem-macem…, saya cuma minta beliin bola item
> bola
> putih aja kan?”
>
> Si Papi rasa timing-nya tepat nih, “KENAPA SIH KAMU
> SELALU MINTA BOLA ITEM BOLA PUTIH…, ADA APA DENGAN
> BOLA-BOLA ITU?” (Pembaca juga penasaran ya…?!)
>
> Si anak dengan terpatah-patah dan susah banget, abis
> udah sekarat dan masanya udah hampir sampe… “Sebab
> Pi… saya…” HEP! Kepalanya rebah dan nafasnya
> ilang.
> Si anak udah meninggal sebelum kasih tau Papinya.
>
> Nah, si Papi aja yang udah hidup bareng anaknya
> nggak
> tau…, apalagi saya yang cuma bercerita!
> GIMANA? Kesel nggak siiih?! Tabokin aja yang pertama
> kali cerita, tapi maafin yang “forward” karena saya
> juga korban en nggak enak jadi korban sendirian.
>
> Capek kan bacanya… Hehehehehehehehhehehehe

Sorry Klo dah pernah baca ato dimuat…


Kaitan Antara Jenggot dan Skill Programming

Posted by aRfian on Jul 26, 2007

artikel ini saya ambil dari loenpia.net post oleh indiebrainer
karena artikel ini sangat menarik, maka saya forward ke blog ini. enjoy,:

Seorang teman saya yang berprofesi sebagai programmer (Code Name : Pristobenk) mengalihbahasakan artikel asli milik Tamir Khason, Si penulis asli ini berpendapat bahwa sukses tidaknya bahasa pemrograman sangat tergantung dari jenggot pembuatnya. Tidak percaya? Coba kita lihat kembali sejarah perkembangan bahasa pemrograman di dunia ini,

1.gif2.gif3.gif

Mereka ini adalah pencipta bahasa Fotran,Prolog dan Ada ( Lihat karena mereka tidak punya jenggot maka bisa kita lihat keadaannya sekarang ini .Siapa yang mau memakai Fotran, Prolog dan Ada sekarang. Sangat-sangat jarang kan! Bahkan saya sendiri belum pernah mencobanya kecuali Fotran waktu jaman kuliah. Bagi saya Fotran adalah bahasa yang paling tidak manusiawi ,bagaimana tidak? Error satu, pesannya sampai tiga layar monitor!

Setelah itu lahir bahasa C.Bahasa ini sangat popular dan banyak digunakan oleh banyak programmer. Bahkan ada yang bilang ,sampai 100 tahun kedepanpun bahasa ini akan tetap digunakan oleh banyak orang Mau lihat tampang pembuat bahasa C. ini dia! Dari kiri kekanan (Kernigan, Ritchie and Thompson).

4.gif5.gif6.gif

Object Orientied Programming

Kemudian kita lihat perkembangan selanjutnya,Smalltalk dan Simula adalah bahasa pemrograman berorientasi object yang pertamakali selain C++. Kita lihat perkembangan Smalltalk dan Simula,siapa yang pakai sekarang? Kemudian bandingkan dengan C++.Kalah jauhkan?. Kita lihat tampang pembuat-pembuatnya. Berikut ini adalah tampang dari pembuat Smalltalk dan Simula (Alan Kay dan Kristen Nygaard)

7.gif8.gif

bandingkan dengan pembuat C++,Bjarne Stroustrup (foto dibawah ini). C++ sampai sekarang adalah bahasa yang paling popular. C++ adalah bahasa pilihan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi besar seperti membuat operating system.

9.gif

Warning! Kumis saja tidak cukup!

Coba kita lihat lagi tampang-tampang pembuat bahasa pemrograman lainnya.

10.gif

ini adalah foto dari pembuat bahasa Basic (Thomas Kurtz.). Walaupun bahasa Basic sukses dari segi pengguna tetapi dari segi kejayaan ternyata masih kalah jauh. Perasaan enggak ada orang membuat aplikasi serius dan berat dengan Basic ya? Contoh yang tragis lagi menurut saya adalah Visual Basic 6.0. Dari segi pengguna,VB adalah bahasa yang paling banyak digunakan oleh para programmer di planet ini.Tetapi lihat perkembangan akhir2 ini. VB adalah bahasa yang paling banyak dimaki-maki oleh para pengguna bahasa lainnya. Tidak object oriented-lah,atau tidak powerfull,tidak independent dan lain-lainnya. Bagaimana dengan VB.NET? bagi saya VB.NET adalah VB yang sudah tumbuh jenggotnya karena sudah mengadopsi fitur-fitur yang ada di C++ ,seperti inheritance, Overloading, dan Constructor Class.

111.gif

Foto diatas adalah pembuat Perl (Larry Wall). Perl adalah bahasa scripting yang laris manis sebelum lahirnya PHP. Bahkan ada yang bilang PHP adalah kepanjangan dari People Hate Perl.

Pencipta-pencipta bahasa pemrograman lainnya yang kurang sukses gara-gara tidak punya jenggot

12.gif13.gif14.gif

Mereka adalah pencipta dari bahasa Python,Ruby dan Cobol. Bandingkan dengan foto pencipta bahasa Pascal dibawah ini.

20041216175545419.gif

Akhirnya!! pertarungan besar abad ini (C# vs Java)

15.gifVS16.gif

Sebelah kiri adalah Anders Hejlsberg (C#) dan sebelah kanan adalah ..James Gosling (Java). Java adalah bahasa yang paling sukses saat ini setelah C++ tentunya. Mereka banyak pengikutnya. Apakah Microsoft dengan C# -nya akan dapat mengalahkan dominasi Java?

Anders Hejlsberg sendiri adalah salah satu arsitek Turbo Pascal,dan Delphi di Borland.

Kalau Turbo Pascal tentu kita sudah tahu bagaimana riwayatnya. Borland Delphi masih banyak penggunanya sampai sekarang,tetapi bagaimana jika Win32 benar-benar sudah tidak digunakan di sistem operasi Windows?. Delphi yang terbaru setahu saya adalah Delphi for Microsoft.NET. Jadi kesimpulannya, perkembangan Delphi selanjutnya sangat tergantung dengan kesuksesan .NET Platform atau dengan kata lain tergantung apakah C# bisa mengalahkan Java.

Jadi kalo menurut saya sih,mendingan Anders Hejlsberg dari sekarang mulai memelihara jenggot dan kumis biar bisa imbang dengan James Gosling!

Atau menunggu hasil pertarungan dibawah ini!

607327362.jpgVSosama

Bagaimana komentar anda!


nama pria jawa yang "bertujuan"

Posted by aRfian on Jul 12, 2007

(diambil dari kaskus, dengan perubahan)

Memilih nama untuk seorang anak bukan persoalan sederhana. Di balik
sebuah nama selalu terkandung doa dan harapan dari orang tua untuk masa
depan si anak.

Begitu pula pada orang jawa, nama pada pria Jawa sesungguhnya memiliki “tujuan” yang paling jelas untuk dipahami, harapan orangtuanya, agar anaknya kelak bisa sesuai yang
diharapkan.

Contohnya:
supaya anaknya pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.
supaya anaknya pandai memperbaiki mobil, diberi nama Karman.
supaya anaknya pandai main golf, Parman.
supaya anaknya pandai makan orang, Sumanto
supaya anaknya pandai dalam korespondensi, Suratman.
supaya anaknya Gagah perkasa, Suparman.
supaya anaknya kuat berjalan, Wakiman.
supaya anaknya berani bertanya, Asman.
supaya anaknya ahli membuat kue, Paiman.
supaya anaknya pandai berdagang, Saliman.
supaya anaknya pandai melukis, Saniman.
supaya anaknya jadi orang kaya, Sugiman.
supaya anaknya suka makan toge goreng, Togiman
supaya anaknya suka telanjang, Nudiman
supaya anaknya selalu sibuk terus, Bisiman
supaya anaknya jadi org pelit, Eman
supaya anaknya nggak kebagian, Ora uman
supaya anaknya jadi penjahit, Jasman
supaya anaknya pribadinya manis, Legiman
supaya anaknya indah dipandang, Taman
supaya anaknya selalu sukses, Lukman
supaya anaknya jadi pemalak, Preman
supaya anaknya jadi tukang sosor, Kisman
supaya anaknya pinter main game …. Giman
supaya anaknya bisa sering cuti …. Sutiman
supaya anaknya jadi juragan sate …. Satiman
supaya anaknya jadi juragan trasi …. Tarsiman
supaya anaknya pinter memecahkan problem …. Sukarman
supaya anaknya kalau ujian ndak usah mengulang …. Herman
supaya anaknya pinter bikin jus …. Yusman
supaya anaknya jadi orang yang berwibawa …. Jaiman
supaya anaknya jadi pemain musik …. Basman
supaya anaknya awet muda …. Boiman
supaya anaknya pinter berperang …. Warman
supaya anaknya lincah seperti monyet …. Hanoman
supaya anaknya jadi tukang sepatu handal …. Soleman
supaya anaknya jadi orang Bali …. Nyoman
supaya anaknya jadi orang Sunda …. Maman


murid desperate

Posted by aRfian on Jul 11, 2007

ini sebenernya udah lama sih tapi kali aja ada yang belum pernah liat, enjoy..